Saya baca koran Pikiran Rakyat hari ini, dan betapa saya kaget ketiga membaca rubrik Bandung Raya.. ternyata Bandung akan dilanda hujan berkepanjangan..
Warga Bandung diminta mewaspadai kehadiran intertropical convergence tune yang diprakirakan terjadi pada 22 Desember 2007. Gejala alam ini merupakan bertemunya angin dari berbagai arah sehingga menimbulkan awan sangat tebal yang berpotensi menimbulkan turunnya hujan lebat dalam waktu lama.
Tingginya curah hujan pada tanggal tersebut belum bisa dipastikan.. hujan yang beberapa hari kemarin saja curah hujan-nya sudah cukup tinggi. Apalagi tanggal 22 Desember nanti…
Hujan lebat dan panjang itu bisa terjadi karena badai yang terjadi di belahan bumi utara sudah melemah. Saat ada badai, tidak terjadi hujan di belahan selatan katulistiwa karena semua awan tersedot ke sana.
“Saat badai melemah, timbul tekanan rendah di wilayah Sumatra yang terjadi dua-tiga hari lalu. Itu punya pengaruh kuat pada intensitas hujan di Jawa,” katanya.
Ditambahkan, bila tekanan semakin rendah, akan ada potensi hujan dengan intensitas tinggi. Namun, pengamatan pola angin yang dilakukan kemarin siang menunjukkan, tekanan rendah itu tidak berkembang dan malah mulai melemah.
Ya sudah.. klo tekanannya mulai melemah.. berarti kemungkinan besar hujan berkepanjangan memang akan terjadi.. buat anda yang tinggal di bandung, waspadalah.. jaga kebersihan.. pastikan semua saluran air lancar..




Waspada dan berhati-hatilah, kemaren pas kejadian aku kebetulan lagi di jalan. Dan pas banget puncak-puncaknya badai aku lagi di Bandung Selatan.
Rumah-rumah gubuk (seng dan kayu) berterbangan di tiup angin. Gak cuman atapnya doank yang terbang, serumahnya juga ikut ketiup angin.
Kupikir lebih baik berhenti dan berteduh, eh ternyata tidak, pas lagi berteduh puluhan atap seng dan kayu menyerbku. Segera ku mengelak, kalau tidak kenalah ini badan dan kepala. Kupilih untuk jalan (terjang) saja.
Eh sama aja, waktu di jalan banyak reklame rubuh. Ternyata diam dan tidak, sama saja. Tidak ada tempat yang aman untuk bersembunyi…. akhirnya mampir ke mall aja yang insya allah konstruksi bangunannya boleh dibilang kuat
duh ngeri banget ya.. mending diem di rumah deh klo gitu..
tenang.. badai pasti berlalu..

alhamdulillah msh slamet..
pas kmaren badai malah sempet moto2 kejadian langka..
hehe..
yang penting jangan kirim banjir ke jakarta
Banjir dan longsor Jawa Barat bagian selatan Garut dan Tasikmalaya daerah perbukitan di Tambah jalan Cadas PAngeran lagi diteliti kondisi tanah terhadap air, Siaga Satu. Disaster + pemanasan Global efx n Rob di Jakarta
Bagaimana Fosma JAbar
Wah ini buat besok tanggal 22 ya udjo? wah aku musti waspada nih
wah gawat neh, padahal ada acara gede di itb, pagelaran seni budaya, moga2x g kejadian deh
Wah ada Training d Subang Neeh, moga 2x lancar, penyakit macet (Holiday Fever Batavia Invasion goes Bandung) di Setiabudhi menuju lembang libur Idul Adha.
Ada yang unik kampung kolecer di Subang suasana permaianan anak-anak tradisional sunda. Ki Sunda Kaizen
Moga cuman hujan2 biasa
ada artikel di blog sebelah, artikel tak serupa namun tak sama
http://jakartabutuhrevolusibudaya.com/2007/12/17/hujan-di-jakarta/
intinya kita sama2 prihatin ma keadaan kota tempat kita tinggal ya….i love jakarta, you love bandung lah
Kutunggu hari ini, koq ndak muncul2 ya badainya (aneh malah ditungguin). Sambil angkut2 ke rumah baru http://deniar.net
perasaan kemaren gak ada badai deh … di rumah aye (baca:cibereum) malah gak ujan ….
Iya aku juga nunggu2in. Kayaknya nelat deh jadwalnya…. biasalah Indonesia
Kebeneran saya sedang menghabiskan waktu di daerang parompong tgl 26-28 Dec. Angin sangat kencang, saya perkirakan mencapai ratusan km/jam. Semua pot diluar vila yang saya tempati rubuh, kaca dan pintu semuanya bergetar. Mungkin inilah yang dimaksud oleh artikel diatas.
Saat saya menulis komentar ini, saya sedang berjaga-jaga dan sambil memohon agar tidak terjadi apa-apa diluar jangkauan manusia. Amin.
Salam kenal,
Glenn