Hidup manusia memang gak bisa terlepas dari keduanya, plastik dan kertas. Well mau minta pendapat dari warga iLoveBandung nih. Kira-kira mendingan mana sampah plastik atau sampah kertas?
Januari 24, 2008 oleh deniar
Hidup manusia memang gak bisa terlepas dari keduanya, plastik dan kertas. Well mau minta pendapat dari warga iLoveBandung nih. Kira-kira mendingan mana sampah plastik atau sampah kertas?
Waduh susah juga milih keduanya…. sama2 sampah sih.
Hmm… kalo menurut aku sih. Aku lebih suka lebih banyak menghasilkan sampah kertas daripada sampah plastik. Coz sampah plastik lama untuk bisa diurai.
Kalo sampah kertas kita bisa daur ulang sendiri, dan banyak koq sekarang yang udah menampung sampah kertas.
Kalo Vina pikir sampah kertas lebih baik dari sampah plastik. Sama dengan komentar bung deniar di atas.
Tapi jangan dibakar ya, karena menghasilkan polusi juga.
Yah, pilihannya koq cuma dua?
Lebih memilih yang bisa didaur- ulang tentunya,
Semuanya sih bisa didaur ulang, tapi masalahnya semua sampah itu masih ditimbun di satu tempat. Akhirnya gak jadi kedaur ulang deh.
Hmmm… kalo disuruh milih yang mana ya? Sampah kertas aja deh, karena bisa buat bungkus gorengan lagi he3
Mending sampah organik bisa jadiin pupuk.
Eh gak ada dalam pilihan ya?
Dua-duanya asal dikelola dengan baik bisa menghasilkan sesuatu. Selain itu juga bisa menghasilkan uang lagi.
Setuju dengan kata samuel, sekarang permasalahannya belum dipilah-pilah sampah seperti itu. Akhirnya tertimbun jadi satu tempat. Orang yang mau ngolah daur ulang juga males kali misahin di tempat sampah seabrek gitu.
Selain itu, walau juga udah dikasih tempat sampah model 2 organik-non organik serta plastik-kertas juga masyarakat masih belum memasukannya dengan tepat. Apakah kurang edukasi? atau dasar masyarakatnya sendiri yang males?
mending sampah duit, diurainya gampang banget tinggal masukin kantong…ada gak ya?
secara bahan material, mestinya sampah kertas lebih gampang…cuma kalo pakek kertas gimana mau nyelundupin nasi di pesta perkawinan den? (halah ini lagi
)
@vina
Wah kalo dibakar jadi pencemaran udara
@rumahkayubekas
Jadi pilih yang mana mas?
@samuel
Tapi jangan sembarangan kertas dijadiin bungkus gorengan ya… ntar sakit perut malahan
@rendi
Sepertinya kurang adanya edukasi, kenapa gak ada yang aware masalah edukasi buang sampah plastik-kertas atau organik-non organik. Padahal itu yang paling dekat dengan kita, yang ramai lebih ke kampanye AIDS. Kalo kampanye AIDS aja banyak artis yang nimbrung. Kalo kampanye sampah, padahal buat misahin sampah doank aja gak rame. Huh….. Semut di seberang nampak , gajah di pelupuk mata tak nampak.
@yonna
Sampah duit gak usah diurai, bisa langsung di reuse (gak perlu recycle).
Dua-duanya memang membuat dilema tuwh..
Tapi untuk sampah kertas, bisa di daur ulang koq.
Naah.. Untuk teman-teman yang punya sampah kertas dalam jumlah banyak, saya beli saja d. Sekalian kita berdayakan diri kita nih, kalau sampai jadi lapangan kerja kan bagus untuk masyarakat sekitar, lalu secara gak langsung kita turut melindungi hutan-hutan yang terus di-GUnduli pohon-pohonnya yang salah satu penggunaannya itu untuk memproduksi kertas.
Ini daftar harga sampah kertasnya:
1. buku, HVS, kertas tisu kering, kertas putih Rp.1000,- /kg
2. koran, majalah, kardus, karton Rp. 400,- /kg
Jadi kita gak usah bingung lagi d dalam menghadapi sampah kertas. Yuk sama-sama jaga lingkungan sekaligus berdayakan masyrakat sekitar..^_^
Alamsyah / Pao-Pao
(081807097205)
buat yang mengerti cara mengolahnya semua jenis sampah itu adalah anugrah.
mending sampah kertas kali yak? kan bisa dibikin jadi kertas daur ulang? lebih gampang recyclenya… kalo sampah plastik mah kudu cari dulu tukang daur ulang plastiknya
sampah kertas dan plsatik sama-sama bernilai ekonomis manakala kita kumpulkan sejenis dan dalam jumlah yang banyak,, sampah akan jadi barang yang tanpa guna ketika akibat manusia yang maunya enak sendiri alias gak tanggungjawab,, patu kita pikirkan kelestarian lingkungan kita,,diperkirakan jika seluruh sampah plastik kita bantangkan dapat membungkus 10 x bumi,, tapi dengan sedikit kreatif dan kerja keras kita mampu melestaikan lingkungan kita,, thanks for all hadi .. Winarsoh@yahoo.com
hah setuju sama pendapatnya mas hadi,,meneurutku nih smpah memang perlu kita kelola dengan baik mulai dari sumber penghasil sampah,, ada pemisahan di setiap rmah antara organik dan anorganik, mudah di daur ulang dengan yang tidak, tapi senaiknya perlu juga di berlakukan 3 R (reuse, recycle, reduce), dan kita wajib paham tantang lingkungan kita sebainya kita selalu membawa kantong tas sebagai penganti pemakaian plastik ” bring your own bag and aviod your plastic bag” thanks lemonicejuice@yahoo.com
Wah wah wah si akang, eta mah hal yang sudah dari jaman baheula yana sampah kertas sama plastik mah……..
Aku setuju sekali kalo sampah di pilah dari mulai sumber penghasil sampah, tapi apa yang mo buang sampah itu sudah paham benar tentang sampah yang dia buang……
Aku kurang yakin tentang hal buang sampah bisa disiplin khususnya orang Indonesia contonya akang n ceuceu coba berdiri di terminal deh atau pertokoan , masih banyak orang seenaknya buang sampah sembarangan…… ga nyadarrr tuchhhh……
Saya juga setuju era globalisasi mendingan lebih banyak memproduksi bahan-bahan rumah tangga dari bahan kertas daripada bahan plastik susah tuch bakteri menguraikannya….kaciannnnnn
Cukup banyak masyarakat Indonesia yang sudah tahu tentang sampah, manfaat sampah, bahaya sampah en so on….. tapi yang harus tahu mah bagaimana masyarakat sadar kalo buang sampah dicampur-campur organik – non organik, waaah payahhhh……
Mari kita pilah sampah organik – non organik dan buang sesuai jenisnya pa lagi kertas kan bisa di manfaatkan termasuk juga plastik kurangi dalam pemakaian barang-barang dari bahan plastik…….
Thanks, na2y@yahoo.com